VIVAnews - Tim-tim F1 menutup pintu rapat-rapat kepada aktor 'Singapore-gate' Nelsinho Piquet. Tapi, mantan pembalap Renault itu diprediksi masih bisa membalap tahun depan.
Kontroversi terakhir di paddock F1 itu mengganjar Flavio Briatore dan Pat Symonds skorsing lima tahun. Tapi, Renault lolos dari hukuman FIA.
Komentator BBC, Martin Brundle juga menyebut Piquet membiarkan dirinya menjadi pengangguran akibat insiden itu. Pengamat lain menyebut garansi FIA kepada 24 tahun itu agar tetap bisa membalap sudah salah tempat.
Piquet menyebut dirinya telah diinstruksikan oleh Briatore dan Symonds untuk menabrakkan mobilnya di GP Singapura 2008. Langkah itu dilakukan demi memberi peluang rekan setimnya, Fernando Alonso menjadi juara di balapan malam perdana itu.
Nama Briatore, Symonds, Renault dan Piquet tercoreng. Media-media kini lebih sering menyebut namanya dengan Nelsinho Piquet.
Bukan Nelson Piquet Jr. Pasalnya, nama itu akan berhubungan langsung dengan nama harum Nelson Piquet yang notabene ayah Nelsinho sebagai juara dunia F1 tiga kali asal Brasil.
Meski begitu, Nelsinho tampaknya takkan menjadi pengangguran musim depan. Pasalnya, Virgin yang menjadi sponsor utama tim pendatang baru di musim 2010, Manor Grand Prix tak mempermasalahkan kecurangan itu. Mereka mempersilahkan Piquet kembali ke lintasan.
Jika tidak, Nelsinho bisa tampil bersama Tim Pond di NASCAR. Red Horse Racing juga akan menawari Nelsinho bergabung.
Bahkan, stasiun televisi Brasil, Globo menyebut bahwa Piquet sedang melakukan fitting mobil bersama Red Horse Racing Toyota Tundra untuk balapan GP2 di North Carolina.