VIVAnews - Jelang Grand Prix Eropa di Sirkuit Valencia, pembalap Brawn GP, Jenson Button, belum bisa bernafas lega. Masalahnya sejak GP Inggris Juni lalu, dirinya gagal mendominasi jalannya lomba.
Padahal tujuh seri sebelumnya, pria asal Inggris itu selalu berhasil merebut posisi podium. Bahkan enam di antaranya, Button keluar sebagai juara pertama. Namun GP Inggris di sirkuit Silverstone meruntuhkan dominasi itu.
Total sejak balap itu hingga GP terakhir di Hongaria, Button hanya mengumpulkan sembilan poin. Meski hal itu tak mengubah posisinya di puncak klasemen sementara, ia masih merasa was-was.
"Kami tak bisa finish (di akhir musim) di luar podium. Kami harus berada di atas situ (podium) sesering mungkin. Tapi memang sekarang sangat amat kompetitif," ujar Button seperti dilansir F1 Live, Jumat 21 Agustus.
"Anda tak bisa mengecilkan Red Bull, McLaren, Ferarri, Renault, bahkan tim Williams jadi sangat kompetitif. Bahkan di tiga balap terakhir (Nico) Rosberg selalu finish di depanku," tambahnya.
Sekarang Button memimpin klasemen sementara dengan 70 poin. Lebih banyak 18,5 poin dibanding peringkat dua, Mark Webber (Red Bull). Bila di GP Valencia 23 Agustus 2009 nanti Webber bisa meraih podium, perbedaan angka itu akan makin menipis.
Ini disadari Button sebagai sebuah ancaman. Ia pun sadar kalau jumlah 18,5 poin bukanlah angka besar. Suatu saat, angka itu akan mampu dilewati para kompetitornya.
"18,5 poin itu sedikit, kami harus memastikan kalau kami mengikuti balap ini dengan sikap positif. Kami harap bisa kembali berada di posisi depan lagi," ujar Button.