VIVAnews - Sebastian Vettel sangat gembira bisa menjauarai GP Inggris, Minggu, 21 Juni 2009. Ini adalah kemenangan keduanya musim ini setelah kemenangannya di GP China.
Di GP Inggris lalu Vettel merasa tersentuh dengan dukungan publik Inggris yang diberikan padanya. Pembalap Jerman itu merasa seperti sedang membalap di negaranya sendiri.
"Saya sedikit menyesal bukan berasal dari Inggris karena pendukung di sini (Silverstone) sangatlah luar biasa," kata Vettel seperti dilansir Hindustan Time, Senin 22 Juni 2009.
"Dalam dua lap terakhir, saya bisa melihat orang berdiri dan mendukungku. Saat itu ingin sekali rasanya saya membalas lambaian dan mengucapkan terima kasih pada mereka," tambahnya.
Pembalap Red Bull ini memang tampil dominan dalam seri ke delapan akhir pekan lalu itu. Vettel unggul lebih dari 15 detik dibanding Mark Webber yang berada di posisi dua. Lebih hebat lagi, pembalap muda ini berhasil mengungguli Jenson Button yang hanya bisa finish di posisi enam. Padahal Button selalu mendominasi enam dari tujuh GP sebelumnya dengan keluar sebagai juara enam kali.
Atas hasil ini, Vettel sukses menambah 10 poin dalam koleksi angkanya. Dan itu berarti, ia memantapkan posisinya di peringkat tiga klasemen sementara dengan 39 poin. Kian dekat dengan Button yang punya 25 poin lebih banyak di puncak klasemen.
"Saya berterima kasih pada Silverstone," kata Vettel.