VIVAnews - Pemain Indonesia di nomor tunggal putri yang harus bertarung melalui kualifikasi Indonesia Open Super Series 2009 bertumbangan. Dari enam pebulutangkis yang tampil di Istora Senayan Jakarta, Selasa 16 Juni 2009, hanya Rizki Amelia Pradipta melaju ke babak utama.
Langkah Rizki lolos dari kualifikasi sedikit ringan. Pasalnya, calon lawannya di babak kedua, Maja Tvrdy asal Slovakia mendapat jatah untuk langsung melaju ke babak utama. Dengan demikian, Rizki yang sejatinya berhadapan dengan Maja juga ikut lolos.
Sebelum bertemu Maja, Rizki terlebih dahulu bertemu wakil Malaysia, Anita Raj Kumar. Pada pertandingan ini, Rizki yang merupakan anggota pelatnas Cipayung menang 19-21, 21-18, 21-15.
Sayangnya, langkah Rizki tak dikuti oleh rekan-rekannya yang lain. Aprilia Yuswandari yang juga anggota pelatnas harus mengakhiri perjalanannya setelah takluk di tangan pebulutangkis Jepang, Sayaka Sato 10-21, 21-17, 12-21.
Padahal, pada pertandingan pertama Aprilia lebih dulu menghentikan perlawanan rekan senegaranya, Melicia Kurniawan 21-15, 21-14.
Nasib yang sama juga dialami oleh Linda Weni. Tunggal putri pelatnas ini juga harus mengubur impiannya untuk tampil di babak utama. Pada ronde pertama, Linda berhasil mengalahkan pemain Belgia, Tan Lianne 17-21, 21-6, 21-11.
Sayangnya, Linda gagal mempertahankan permainannya di ronde kedua. Berhadapan dengan Kim Hi-moon, wakil Korea Selatan, Linda keok dengan 21-15, 13-21, 16-21.
"Sebenarnya Linda tampil baik pada pertandingan ini. Sayangnya, saat lawan merubah gaya permainannya, Linda tetap pada permainannya," kata Marleve Mainaky, pelatih tunggal putri pelatnas Cipayung kepada wartawan.
"Saya sudah berusaha, tapi lawan memang lebih baik. Kali ini faktor tinggi badan cukup berpengaruh," sambung Linda.
Indonesia Open 2009 merupakan event berlabel Super Series pertama yang diikuti oleh Linda dan Aprillia. Sayangnya, di penampilan perdananya, keduanya harus tumbang sebelum sempat menyentuh babak utama.