Hamilton: Mobilku Bencanaku

"Mungkin mobil terburuk yang pernah dirancang McLaren," Jordan.

Senin, 8 Juni 2009, 12:14 WIB
Edwan Ruriansyah, Zika Zakiya
Lewis Hamilton bersama mobil tunggangannya (Reuters)

VIVAnews - Kegagalan meraih hasil maksimal dalam Grand Prix ketujuh di Istanbul Park, Turki, membuat Lewis Hamilton mulai kesal. Pembalap McLaren itu menganggap mobil tunggangan barunya MP4-24 sebagai biang hasil buruk beruntun yang diterimanya.

"Selamat datang di hidupku. Ini masalah mobilku, bencanaku," kata Hamilton seperti dilansir The Daily Mail, Senin 8 Juni 2009.

"Harusnya sudah kami bongkar sejak lama mobil itu. Kami harus bisa bangkit musim depan," tambah pria Inggris yang juga juara dunia bertahan itu.

Di GP Turki yang berlangsung Minggu 7 Juni 2009, Hamilton memang hanya bisa finis di posisi 13 dengan selisih waktu 1 menit 20 detik dari pemenang Jenson Button. Sepanjang lomba Hamilton nampak kesulitan naik ke posisi yang lebih tinggi. Secapat apa pun ia memacu MP4-24 miliknya, pembalap lain dengan mudahnya melewati pria 23 tahun itu.

Yang menyelamatkan Hamilton dari overtaking hanya skill dan penguasaan emosinya yang terbilang bagus. Di lap 7 misalnya, Hamilton dengan tenang melewati Rubens Barrichello yang coba menikungnya.

Meski kedua pembalap itu sempat terpelintir, Hamilton bisa menguasai keadaan dan terus melanjutkan balapan. Sementara Barrichello harus terhenti beberapa saat untuk membawa kembali mobilnya berlomba.

Kendati demikian, posisi akhir finis tidak menghasilkan poin apa pun buat McLaren. Hingga tujuh GP, tim asal Woking itu cuma mengumpulkan poin sembilan dan duduk di posisi 11.

Mantan bos tim F1, Eddie Jordan setuju dengan pemikiran Hamilton. Ia pun mengamini kalau mobil MP4-24 harus segera diganti.

"Mobil itu hampir dibilang tanpa harapan. Mungkin mobil terburuk yang pernah dirancang McLaren," ujar Jordan.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ