VIVAnews - Grandp Prix Monaco yang akan berlangsung beberapa jam lagi, terlihat bukan balapan yang ideal buat McLaren Mercedes. Pasalnya, mereka dikenai sanksi turun lima grid akibat pergantian gearbox pada kualifikasi, Sabtu 23 Mei 2009.
Namun yang paling menyakitkan adalah hukuman itu membuat Hamilton harus start dari posisi 20. Padahal, dalam sesi kualifikasi kemarin, juara dunia 2008 itu sebenarnya berada di posisi 16 dengan catatan waktu 1 menit 16,264 detik.
Hukuman itu harusnya membuat Hamilton start di posisi 21. Namun, karena jumlah pembalap hanya 20, maka posisi paling buncit itulah yang akan ia dapat.
"Kecelakaan yang menimpa Lewis sangat mengecewakan. Tapi kami tahu dia tidak akan menyerah, karena memang begitulah sifatnya," kata tim principal McLaren,Martin Whitmarsh, seperti dilansir F1 Update, Minggu 24 Mei 2009.
"Saya yakin ia bisa menjalani balapan ini dengan komitmen yang kuat."
Hamilton sebenarnya tampil mengesankan dalam sesi Free Practise 1 dan 2. Ia duduk di peringkat tiga saat latihan pertama di gelar. Peringkat itu jadi lebih baik saat di latihan kedua, pria 23 tahun itu naik ke posisi dua.
Sayangnya kecelakaan yang terjadi saat kualifikasi merusak gearbox. Dan mau tak mau, peralatan penting itu pun harus diganti beberapa jam sebelum balapan resmi dimulai. Itulah yang membuat FIA menjatuhkan sanksi turun lima grid.
"Dengan kecepatan, kami harusnya masuk dalam kategori tim tercepat. Jadi sangat disayangkan apa yang terjadi pada Hamilton apalagi dia adalah salah satu yang tercepat dalam sesi latihan," tambah Whitmarsh.