Brawn GP Ditawari Mesin McLaren

Sistem yang digunakan oleh Brawn berasal dari Honda.

Selasa, 19 Mei 2009, 18:19 WIB
Edwan Ruriansyah, Zika Zakiya
Brawn GP (http://img.worldcarfans.com)

VIVAnews - Tim Formula 1 yang tengah naik daun, Brawn GP, diberi kesempatan oleh Mercedes untuk menggunakan mesin yang sama seperti McLaren.

Seperti kita ketahui, saat ini kedua tim itu memang menggunakan mesin yang dipasok oleh Mercedes. Namun, sistem yang digunakan oleh Brawn berasal dari Honda. Bila mesin itu dipasang dalam BGP001, maka dibutuhkan penyesuaian baru lagi di mobil pertama Brawn GP itu.

"Mercedes sudah menyediakan mesin itu untuk kami," jelas tim Principal Brawn GP, Ross Brawn, seperti dilansir F1Network, Selasa 19 Mei 2009.

"Kami tinggal mencari cara menyesuaikannya dengan mobil yang ada. Karena mobil kami memang tidak dirancang untuk sistem mereka (Mercedes)."

Mesin Mercedes yang digunakan McLaren dipercaya sebagai mesin paling sempurna dalam penggunaan KERS di F1. Selain lebih ringan, sistemnya juga lebih tersusun rapat dibanding milik rival lainnya.

Mesin ini membuat pembalap bisa mendapat ekstra power sebesar 80 bhp untuk 6,67 detik per lapnya. Dari segi efisiensi hal ini memang menguntungkan. Namun, membuat bobot mobil bertambah dan mengalami beberapa masalah aerodinamis.

Sedangkan mesin Honda yang saat ini masih digunakan BGP dirancang dengan prinsip yang berbeda. Komponen yang ada berada di bawah chassis dan membuat massa yang tersimpan di bagian belakang jadi lebih sedikit.

"Masalah terbesar kami adalah berat keseluruhan. Kerena dengan penyesuaian mesin Mercedes, kami menambah bobot pada mobil dengan segala modifikasi yang kami ciptakan," tambah Brawn. "Meski sistem mereka lebih ringan, kami kehilangan kapasitas yang dibutuhkan untuk instalasi sistem."

Tanpa mesin baru itu pun BGP sebenarnya meraih hasil yang sangat memuaskan. Perpaduan Honda-Mercedes di tim baru itu membuat mereka saat ini menguasai klasemen pembalap dan juga konstruktor.

Dalam lima Grand Prix awal, pembalap Jenson Button meraih empat kemenangan. Hasil terburuk yang pernah ia alami hanyalah peringkat 3 di GP Shanghai, China.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ