VIVAnews - Meski tak meraih hasil memuaskan, pembalap Honda Dani Pedrosa, masih dibela oleh tim pabrikannya. Menurut perwakilan Honda, Shuhei Nakamoto, Pedrosa tak layak disalahkan.
Yang memiliki cacat adalah motor baru Pedrosa yang bertenaga 800cc.
"Alasan utama Pedrosa gagal di kejuaran ini adalah level mesin yang tidak cukup baik," kata Nakamotoo seperti dilansir motorcylenews, Kamis 7 Mei 2009.
"Sepanjang dua musim ini memang motor kami tidak dalam kondisi terbaik. Mesin 800cc itu masih saja terasa kurang."
Agak sulit menilai apakah ucapan ini tulus ataukah hanya basa-basi pabrikan asal Jepang itu. Pasalnya secara statistik Pedrosa memang tampil di bawah dua pesaingnya, Valentino Rossi dan Casey Stoner.
Dalam lomba Moto GP 800cc, pria Spanyol itu baru empat kali keluar sebagai juara GP. Bandingkan dengan Rossi yang sudah 14 kali atau bahkan Stoner yang sudah 17 kali naik podium.
Hingga tiga GP musim ini pun, Pedrosa masih terseok di posisi ke empat. Sedangkan Rossi dan Stoner bergantian mengisi peringkat 1 dan 2. Kendati demikian, Nakamoto masih ngotot kalau kesalahan bukan di pundak Pedrosa.
"Kalau kami gagal jadi juara dunia itu, itu adalah tanggung jawab Honda. Bukan Dani."
• VIVAnews