SEA Games 2011

Tim Pencak Silat INA Bantah Tuduhan Curang

Video pertarungan Dian Kristanto vs Anothai Choopeng beredar di Youtube.

Jum'at, 25 November 2011, 01:02 WIB
Muhayati Faridatun , Ali Usman
Dian Kristanto Atlet Pencak Silat Indonesia (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Manajer tim Pencak Silat Indonesia yang berlaga di SEA Games XXVI, Edi Prabowo membantah tudingan yang menyebutkan salah seorang atletnya, Dian Kristanto telah berbuat curang dengan melakukan tindakan memalukan saat memenangkan satu medali emas di nomor 45-50 kg putra.

Dian Kristanto menjadi pembicaraan publik setelah penggalan rekaman video kemenangannya atas atlet Thailand, Anothai Choopeng beredar di Youtube. Nama Dian makin menjadi gunjingan di dunia maya setelah ramai dihujat dan dikritisi pengguna internet asal Malaysia. Pada beberapa forum online Malaysia, Dian juga dicap sebagai atlet penakut dan pengecut.

Gunjingan terhadap Dian bermula saat ia sudah unggul sementara atas Anothai Choopeng di babak tiga. Dian yang cedera lutut kanan terlihat menghindari pertarungan, dan berlari keliling gelanggang menghindari lawan. Bahkan Dian juga terlihat sempat berlindung di belakang wasit saat akan diserang. Tak hanya itu, Dian juga tertangkap kamera melakukan tindakan seperti menggigit lawan saat terdesak.

Menanggapi hal tersebut, Edi Prabowo mengaku kecewa dengan penilaian sepihak masyarakat dan pemberitaan yang menyudutkan atletnya. Edi menjamin, atletnya tersebut tidak seperti yang dituduhkan. Menurutnya, masyarakat seharusnya melihat rekaman pertandingan tersebut secara utuh. Dalam dua babak awal, Dian tampil prima dan membuat keok lawannya.

"Kami kecewa dengan pemberitaan yang ada. Kami dituduh curang, diminta mengembalikan medali dan lain-lain. Sejujurnya, Thailand telah diberikan kesempatan protes selama 15 menit setelah pertandingan tersebut jika mereka menganggap ini kecurangan. Tapi mereka tidak melakukannya. Emas ini layak. Anda harusnya tahu secara menyeluruh pertandingan itu," ujar Edi di Gedung Serbaguna KONI Pusat, Kamis, 24 November 2011.

Edi menjelaskan, emas yang direbut Dian atas Thailand tersebut diraih dengan kemenangan telak dengan nilai 5-0. Sejak awal, Dian Kristanto, yang ternyata cedera lutut parah sejak dua minggu sebelum SEA Games ke-26 ini digelar, justru melakukan serangan dan tendangan ke arah lawannya hingga babak ketiga.

Pada babak pertama, Dian menang jauh atas lawannya. Dia tiga kali membuat Anothai Choopeng tersungkur. Masuk babak kedua, Dian terus memimpin angka dengan menjatuhkan hingga dua kali tubuh lawannya. Sayang, salah satu bantingan ternyata mengenai lutut kirinya yang cedera.

"Dia sudah kesakitan. Kaki kirinya itu kemudian terus diincar lawannya. Sejak lawan Myanmar di semifinal memang sudah diincar terus. Kaki kirinya digunting-gunting, ditendang terus. Mereka tahu bagian itu cedera. Bahkan pelatih Thailand itu menginstruksikan atletnya untuk menyerang kaki kiri Dian," ujar Edi.

"Kami bisa saja protes karena pertandingan jadi tidak imbang. Mereka terang-terangan ingin menghabisi kaki atlet kami agar bisa menang tanpa memikirkan resiko keselamatan atlet. Tapi itu urung dilakukan karena kami percaya Dian bisa. Dan satu lagi, kemenangan itu sah karena wasit dan perangkat pertandingan saat itu bukan dari Indonesia. Tidak ada unsur kongkalingkong," Edi menambahkan. (sj)

 

• VIVAnews
Rating
Komentar
andariesta
02/12/2011
Saya bkn pesilat tapi pernah ikut latihan waktu kecil. Guru saya ajari nilai-nilai luhur silat. Dan ini jauh dari yang guru saya ajarkan..Emas tujuan tapi cara utk mendapatkannya itu jauh lbh bernilai dan dihargai! Ini cara "CULAS" mencapai keinginan..
Balas   • Laporkan
rio_83
29/11/2011
yg upload video yg lengkap donk...klo sepotong sepotong bikin image jelek dan ga berimbang, padahal atlitnya dah berjuang malah di caci.
Balas   • Laporkan
dododududidiable | 29/11/2011 | Laporkan
prcuma awalnya bagus, kalo pd akhirnya ngaa sportip,apapun alasannya jelas-jelas sangat memalukan bangsa dan mencoreng harkat martabat Bangsa Indonesia yang gemah ripah loh jinawi
ricuh
26/11/2011
ya namanya cedera masa mo menang. ya terima kekalahan la dengan harga diri yg baik. bukan mala nyalain cedera lutut. emang org indo ini koq ga punya rasa harga diri ya. lebi baik kalah gentle bukan menang pengecut karna cedera
Balas   • Laporkan
7034 | 27/11/2011 | Laporkan
stuju bos,,jelas ini bukan pengecut,,,orang yang ga pernah tlibat petandingan sprti ni ga bakal "Ngeh" dngan kputusan si atlet...jlas m'ambil sikap konservatif adalh jln paling baik,,,selain nyelametin karir ke depannya(dpt bela negara utk skian kalinya),
nazlul | 26/11/2011 | Laporkan
itu bukan pengecut bos.. ini game cari point..!! klw bukan game cari point tu thaik_land dah mati di babak awal dibuat dian. krna ini game cari point makanya sifat tengil pemain thaik_land tu muncul. klw gw liat siy, lebih pengecut lagi orang2 yg bisanya
tahta99
26/11/2011
dalam olahraga ada yg namanya strategi...itu bagian strategi..dalam bola mengulur waktu saat tim unggul sesuatu yg biasa...kenapa kalian mencaci DIAN yg sudah unggul dalam kondisi cedera berat...klau mau jujur timnas juga sering jadi korban .ya begitulah.
Balas   • Laporkan
satriabasi
25/11/2011
Hapus Pencak Silat, olahraga pengecut. Masa tindakan pengecut bisa dibiarkan menang ? Daripada bangsa Indonesia malu lebih baik Pencak Silat Indonesia dibubarkan.
Balas   • Laporkan
sunnycdk | 30/11/2011 | Laporkan
yang bener boss...?? ente berarti kagak doyan ama budaya Indonesia dong...????? jangan cume gara gara atu orang lu salahin silatnye....
nazlul | 26/11/2011 | Laporkan
daripada hapus pencak silat, mending hapus komen lu boss..!! lu lebih pengecut dari manusia manapun, bisanya hanya menghujat orang yg artinya klw orang yg hanya mampu menghujat itu lemah syahwat.. gak mampu melakukan nya. (hanya umbar bacot)
hahaha ya elah thailand ngarep bgt dapet emas, malu yoi..
Balas   • Laporkan
yang penting emas ,,, di CABOR laen jg ada yg lebih licik,, bahkan Indonesia sering jd korbannya ,,, liat Final Bola Ina-Malay !!??? INDONESIA SUDAH BISA
Balas   • Laporkan
quino
25/11/2011
apapun alasannya,,esensi dari silat adalah sikap kesatria dalam menghadapi situasi dan kondisi apapun ,bukan mslh strategi...setelah liat videonya,,sungguh memalukan..itu tindakan pengecut.lebih baik kalah terhormat drpd menang dgn sikap penakut
Balas   • Laporkan
mantanpesilat | 29/11/2011 | Laporkan
puih.. bicaramu macam dah menyumbang sepuluh medali emas aja.. anda pernah jadi atlet kah? pernah merasakan berjuang untuk merah putih?
nazlul | 26/11/2011 | Laporkan
ksatria itu zaman dulu bos..!! yg klw bertarung ukuran nya hidup / mati..!! klw emang bisa seperti itu, tuh thailand dah bisa dimatiin dari babak awal. tapi msalah nya ga boleh, ini hanya pertandingan cari point, maka jadilah tu thaik_land sifat tengil ny
biasa ja kok,,emang kalo diliat sepotong kliatan lucu,,tapi skor untuk saat itu adalah 5-0 untuk dian,,bukan brarti dia curang toh.cuman strategi aja daripada dipaksain jadi sasak hidup dengan kondisi sakit yg tak terhingga .:D
Balas   • Laporkan
mantanpesilat | 30/11/2011 | Laporkan
betul.. saya setuju dg pendapat anda. seandainya saya jadi musuhnya dian saya pun pasti akan nguber dian dan menghajar kakinya karena saya tau saya sudah kalah poin dan kaki dian sudah lemah.. mestinya kita bijak menyikapi hal seperti itu. wasit dan juri
kucur
25/11/2011
hoax.....jgn terlalu percaya media...monggo lihat fakta coxxxx....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ