VIVAnews - Casey Stoner membalas kritikan Valentino Rossi yang menganggapnya tidak serius membela Ducati musim ini. Stoner juga yakin sukses di MotoGP San Marino meski terjatuh di babak kualifikasi.
Dalam sebuah wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Rossi mengaku kesulitan untuk mengukur kekuatan Ducati, tim yang akan dibelanya mulai musim depan, karena penampilan Stoner yang tidak semaksimal Jorge Lorenzo atau Dani Pedrosa.
Stoner membalas kritikan Rossi dengan menyarankan The Doctor untuk fokus pada penampilannya sendiri. Pasalnya, musim ini Rossi juga kalah dari rekan setimnya, Jorge Lorenzo.
"Saya tidak peduli dengan opininya. Saat ini dia dipermalukan oleh rekan setimnya (Lorenzo), jadi dia harus lebih khawatir tentang dirinya sendiri. Seseorang tampil lebih baik di garasi yang sama," ujar Stoner seperti dikutip Autosport, Sabtu 4 September 2010.
Meski mengalami kecelakaan pada babak kualifikasi MotoGP San Marino, Stoner tetap sukses meraih posisi ketiga untuk balapan di Misano nanti malam, Minggu 5 September 2010. Dan Stoner yakin dengan peluangnya meraih hasil positif.
"Saya melakukan satu lap dengan mulus dan berjalan lancar, jadi saya berpikir untuk lebih menekan di lap berikutnya. Saya berusaha lebih cepat. Itu kecelakaan kecil di tikungan ketat. Untuk balapan besok (hari ini) saya berharap bisa lebih nyaman," ujar Stoner.
"Kami masih di belakang Dani dan Jorge. Tapi, optimistis untuk besok, kita lihat apa yang akan terjadi. Mudah-mudahan bisa mendapat podium lagi," tutup Stoner.
Stoner jng SOMBONG dulu dng kemenangan ny kali ini
seharus ny stoner bersyukur dng kemenangan ny kali ini.
ga ush segitu ny mencemo'oh rossi,mngkn lorenzo bs mengalah kn ny kali ini tp kt tdk thu thn dpn???jd urs diri masing2 aja.buat STONER tu2p MULUT MU
kalau menurut saya keduanya tidak ada yang salah ,kecuali yamaha mau memberikan waktu supaya rossi bisa uji coba motor DUCATI dari situlah rossi melihat apa kekurangan dari motor DUCATI saat ini, supaya rossi bisa melihat dari belakang.yamaha jangan curan