VIVAnews - Andy Murray membuktikan diri sebagai salah satu favorit juara US Open setelah dengan mudah mengalahkan Lukas Lacko 6-3, 6-2 dan 6-2 di babak pertama, Kamis dinihari WIB, 2 September 2010.
Cuaca panas di Stadion Arthur Ashe, New York City, Amerika Serikat, ternyata tidak mempengaruhi permainan Murray. Padahal sebelumnya petenis wanita Victoria Azarenka menjadi korban cuaca panas ini setelah pingsan saat melawan Gisela Dulko.
Murray mengaku kemenangan yang diraih atas Lacko tidaklah mudah seperti yang dilihat. Terutama dengan panas yang begitu menyengat hingga Murray membutuhkan es untuk ditaruh di pundaknya agar tetap segar.
"Saya berhasil meraih kemenangan straight sets jadi saya puas. Tapi, ini jauh lebih sulit dari apa yang terlihat di skor. Suporter saya selalu mengatakan jauh lebih sulit menyaksikan pertandingan dengan panas seperti ini daripada bermain, tapi saya tidak yakin. Ini kondisi yang brutal," ujar unggulan keempat itu seperti yang dikutip AP.
Nasib sial justru diraih unggulan ketujuh Tomas Berdych yang dikalahkan pemain Prancis Michael Llodra 7-6, 6-4 dan 6-4. Padahal Llodra lebih terkenal sebagai spesialis pemain ganda.
"Saya tidak tahu apakah saya bermain bagus atau tidak hari ini. Saya harus duduk bersama pelatih saya yang menyaksikan pertandingan dari kursi penonton," kilah Berdych.