VIVAnews - Pembalap Ferrari, Felippe Massa merasa kecewa karena hanya mampu finis di posisi 2 GP Jerman, Minggu 25 Juli 2010. Namun, Massa membantah dirinya telah menjadi korban dari team order Ferrari.
Bertarung di sirkuit Hockenheim, Massa mengawali balapan dari posisi 3. Namun sesaat setelah bendera start dikibarkan, pembalap Brasil itu berhasil nyelonong ke posisi pertama melewati pemegang pole position, Sebastian
Vettel dari tim Red Bull dan rekan setimnya Alonso.
Setelah sempat melorot usai masuk pit, Massa kembali ke posisi pertama pada lap ke-23 dan dibayang-bayangi oleh rekan setimnya, Fernando Alonso. Pada lap 49, Alonso berhasil mendahului Massa dan mempertahankan posisi tersebut hingga garis finis.
"Setiap pembalap selalu ingin menang. Jadi saya tidak mungkin benar-benar bahagia dengan tempat kedua," kata Massa seperti dilansir crash. "Saya sadar kalau musim ini tim telah banyak kehilangan poin sehingga race ini dan
seterusnya sangat penting," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Massa juga membantah dirinya telah menjadi korban team order Ferrari. Sebaliknya, Massa menganggap informasi lewat radio yang didapat dari mekanik hanya untuk menggambarkan situasi yang terjadi di belakangnya.
"Kepentingan tim merupakan yang utama bagi para pembalap dan itulah yang saya lakukan saat ini. Menurut saya, tidak ada kasus team order. Mekanik hanya menginformasikan setiap kejadian di belakang saya secara konstan
terutama saat saya terlihat kesulitan dengan ban keras," kata Massa.
"Saya coba memberikan yang terbaik bagi tim, dan bukankah posisi finis pertama atau kedua merupakan hasil terbaik yang mungkin dicapai? Saya melakukan start yang luar biasa, yang terbaik musim ini," tandasnya.
Meski demikian, FIA ternyata punya penilaian berbeda. Otoritas tertinggi olahraga otomotif itu menyatakan Ferrari telah melakukan kesalahan team order (perintah tim) yang meminta Massa mengalah kepada Alonso pada lap 49.
Akibatnya, Tim Kuda Jingkrak dijatuhi denda $100 ribu atau sekitar Rp903 juta.