VIVAnews - Petinju Inggris, Ricky Hatton mendesak digelarnya duel Floyd Mayweather vs Manny 'Pacman' Pacquiao. Menurutnya duel ini akan menjadi pembuktian siapa sebenarya petinju pound to pound terbaik di dunia saat ini.
Rencana duel Pacquiao vs Mayweather sebenarnya sudah pernah dibicarakan pada awal Januari lalu. Duel ini diusulkan digelar pada Maret 2010. Namun, duel ini akhirnya batal karena Pacquiao tidak mau menjalani tes urine dan darah sebelum naik ring seperti permintaan kubu Mayweather.
Belakangan, Pacquiao mulai melunak dan setuju untuk menjalani tes darah dan urine sebelum naik ring. Dua promotor tinju dunia, Bob Arum dan Golden Boy Promotions kini sedang bekerja keras untuk merancang duel yang tertunda ini.
"Mayweather mungkin adalah salah seorang petinju pound to pound terbaik di dunia. Lalu kemudian datanglah Pacquiao. Namun, tak ada kesimpulan yang bisa ditarik sampai keduanya naik ring dan bertarung untuk menentukan
siapa yang terbaik," kata Hatton kepada Gulf News.
"Jika mereka memutuskan untuk bertarung, berarti itulah pembuktian yang sesungguhnya," kata Hatton.
Hatton menyampaikan hal ini dalam sebuah acara di Dubai. Hatton hadir sebagai undangan sebuah perusahaan finansial PIC deVre Group sebagai promotor baru yang kini membawahi tiga juara dunia dan beberapa juara Commonwealth.
Pada kesempatan yang sama, Hatton kembali menegaskan kalau dirinya belum berpikir untuk naik ring lagi. Padahal, sudah setahun lebih mantan juara dunia kelas welter ringan itu tidak bertanding sejak kalah KO di ronde 2 dari
Pacquiao pada Mei 2009.
"Tinju diawali dari sebuah kebiasaan dan telah memberikan saya banyak uang. Itu juga membuat saya menjadi orang yang lebih baik," kata Hatton. "Namun, saya belum berpikir untuk kembali bertarung," tambahnya.
"Jangan pernah berkata tidak sebelum saya resmi mengumumkan tidak akan bertanding lagi. Untuk sementara, saya belum punya niat untuk naik bertarung atau kembali ke gym," pungkasnya.
Sikap ini telah membuat tubuh Hatton membengkak. Petinju berusia 31 tahun itu kini memiliki bobot lemak antara 50 sampai 60 pon atau 22 kg sampai 27,18 kg. Banyak pendukungnya yang meminta agar Hatton segera berlatih lagi. (one)