VIVAnews - BMW Sauber mendapat hasil yang mengecewakan di seri perdana F1 yang digelar di Bahrain 14 Maret 2010. Di seri kedua di Australia akhir minggu ini, Sauber juga harus waspada karena dua pembalapnya minim pengalaman di sirkuit jalan raya.
"Balapan terakhir saya di sana di tahun 2002 dan 2005. Saya melakukannya di hari Jumat saat latihan," kata Pedro de la Rosa yang pernah menjadi test driver McLaren.
Pada GP Bahrain lalu, de la Rosa menyudahi balapannya di lap 28. Ia mengalami masalah hidrolik.
Pembalap BMW Sauber lainnya, Kamui Kobayashi, meraih hasil yang lebih buruk. Dia sudah keluar persaingan di lap ke-11 juga karena masalah hidrolik.
Jika de la Rosa sudah pernah melahap sirkuit di Albert Park, Kobayashi justru belum pernah sama sekali. Ia baru tahu karakter sirkuit itu dari simulator.
Mengomentari hal ini, Direktur Teknik Willy Rampf tetap merasa yakin timnya bisa berbicara lebih banyak di Australia. Menurutnya problem hidrolik yang dialami sudah bisa ditangani.