Ibu Pacquiao Sering Tangisi Anaknya

Hal ini membuat sang petinju memikirkan opsi untuk pensiun.

Senin, 22 Maret 2010, 10:54 WIB
Irvan Beka, Zika Zakiya
Manny Pacquiao (yahoo.com)

VIVAnews - Petinju asal Filipina Manny Pacquiao menyatakan siap gantung sarung tinju. Keputusan ini kemungkinan akan dia umumkan apabila sudah mencapai kesepakatan dengan pihak keluarga.

Sosok yang paling berpengaruh pada keputusan itu adalah ibu kandung Pacquiao. Sebab, sang ibu dikatakan Pacman -julukan Pacquiao- selalu memohon agar ia berhenti bertinju.

"Dia (Ibu) selalu berlutut dan menangis tiap saat. Itu adalah beban berat ketika Ibuku melakukan hal itu," kata Pacman seperti dilansir Strait Times, Senin 22 Maret 2010.

Kemungkinan pensiun ini mengancam pertarungan antara Pacman kontra Floyd Mayweather Jr. Kedua petinju ini dijadwalkan akan segera naik ring untuk memperebutkan gelar milik Pacman. Namun, Pacquiao sebagai pihak yang ditantang menyatakan 'tak butuh' Mayweather untuk menunjukkan kualitasnya sebagai petinju.

"Saya meraih mimpi sebagai petinju tanpa Floyd Mayweather di karirku," tegas Pacman.

Sepanjang karirnya, Pacman memang tercatat sebagai salah satu petinju Asia tersukses. Majalah Ring Magazine bahkan menempatkannya sebagai petinju pound to pound peringkat pertama di dunia. Ini berdasarkan spesialisasi Pacman yang bisa berpindah kelas dan memenangi gelar terbaik di masing-masing kelas.

Hinggs saat ini, pria bernama asli Emmanuel Dapidran Pacquiao itu sudah mengantongi tujuh gelar dunia dari tujuh divisi berat yang berbeda. Gelar terakhir yang dipertahankannya adalah kelas welter WBO dengan mengalahkan Joshua Clottey, dalam partai 12 ronde di The Cowboys Stadium, Minggu, 14 Maret 2010.  

"Mungkin ada titik di mana saya tidak akan bertanding lawan Mayweather. Mungkin saya malah akan mengumumkan pensiun. Saya akan membicarakannya dengan keluarga lebih dulu," kata Pacman.

• VIVAnews
Rating