VIVAnews - Tim putra Palembang Bank Sumsel Babel memuaskan pendukungnya pada lanjutan Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010. Menghadapi juara tiga kali, Jakarta BNI 46 Palembang Bank Sumsel Babel menang 3-1.
Bertanding di GOR Bumi Sriwijaya Sport Hall, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (21/3), Palembang Bank Sumsel berhasil menang 25-21, 28-30, 25-23, 25-20.
Dengan tambahan satu kemenangan itu, maka Palembang Bank Sumsel Babel menjadi yang terbaik pada putaran pertama. Mereka hanya sekali menelan kekalahan, yaitu kala bertemu Surabaya Samator.
Juara bertahan Surabaya Samator sendiri juga takluk sekali ketika bertemu Jakarta BNI 46, Jumat (19/3) kemarin. Palembang Bank Sumsel Babel mengumpulkan nilai delapan, terpaut satu poin dengan yang dikumpulkan Surabaya Samator yaitu tujuh. Hanya saja, Surabaya Samator kalah rasio poinnya.
Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Palembang Bank Sumsel Babel menampilkan susunan pemain terbaiknya, seperti yang selalu disuguhkan sejak putaran pertama lalu. Andri, spiker terbaik di Kejuaraan Asia tahun lalu, menjadi pemimpin di lapangan. Beberapa kali quick smash dan service jump-nya berhasil memberikan poin buat tim tuan rumah.
Sebaliknya, Jakarta BNI 46 rupanya masih mencoba mencari formasi terbaiknya. Pelatih asal China, Hu Xinhu memasang dua pemain muda, Agung Seganti dan Septiohadi sejak awal. Sayang keduanya tak jarang melakukan kesalahan sendiri.
"Kami termotivasi dengan kekalahan kemarin (melawan Jakarta Sananta). Kami fokus, dan bermain dengan tenang dan tidak tegang. Pemain asing kami bermain all out. Pemain lokalnya pun begitu," kata Asisten Manager, Palembang Bank Sumsel Babel, Abbas Akbar.
"Kami belajar banyak dari kekalahan kemarin. Kekalahan kemarin membuat kami termotivasi untuk menang," ujar Andri menambahkan.
Mengomentari kekalahannya, Manager Jakarta BNI 46, Dasuki Amsir mengatakan, para pemainnya kurang all out dalam bermain tidak seperti ketika menghadapi Surabaya Samator. Saat itu, mereka menang 3-2. Timnya juga lamban naik ketika permainan menurun.
"Tidak seperti Palembang Bank Sumsel Babel, ketika drop, semangat dan cepat mengejar," ujar Dasuki.