VIVAnews - Tim putra Palembang Bank Sumsel Babel dipermalukan di hadapan publiknya sendiri setelah kalah 2-3 atas Jakarta Sananta, Sabtu, 20 Maret 2010. Dalam duel ini, setter tuan rumah, Rudi Santoso harus dikartu merah karena melakukan protes berlebihan.
Bertanding di GOR Bumi Sriwijaya Palembang, tuan rumah Bank Sumel sudah ketinggalan 10-25 di set pertama. Di set kedua, tuan rumah belum juga mampu membalik keadaan dan kembali menyerah dengan skor 21-25.
Tim tuan rumah baru bangkit di set ketiga. Rudi Santoso cs mampu merebut set ini 26-24 sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Bank Sumsel selanjutnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 usai merebut set keempat 25-14.
Di set kelima, pertarungan berlangsung sengit. Set penutup ini bahkan diwarnai pemberian kartu merah kepada Rudi yang melakukan protes kepada wasit Raditya. Saat itu kedudukan 3-2 untuk Bank Sumsel.
Kejadian ini bermula saat wasit kedua, Pramudi melihat ada kesalahan rotasi kubu tuan rumah dan memutuskan bola berpindah ke tim Jakarta Sananta. Keputusan ini langsung disambut protes dari kubu tuan rumah.
Setelah mendapat penjelasan para pemain tuan rumah mulai mundur teratur. Namun Rudi yang tidak puas tetap melayangkan protes kepada wasit. Protes ini membuat wasit mencabut kartu kuning yang disusul kemudian dengan kartu merah.
Rudi akhirnya digantikan Sodikin. Sedangkan Jakarta Sananta mendapat satu tambahan poin gratis yang merubah skor menjadi 3-3.
Pertandingan tetap berlangsung ketat. Kedua tim terlibat kejar mengejar angka, hingga akhirnya Sananya berhasil menutup set ini dengan kemenangan 15-12.