VIVAnews - Aspac Jakarta akan bertemu Pelita Jaya di babak semifinal Turnamen Piala Gubernur DKI 2010, Jumat 12 Maret 2010. Aspac lolos lebih dulu dengan menekuk Muba Hangtuah, Rabu 10 Maret 2010, di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan.
Beberapa jam kemudian, Pelita menyusul dengan menaklukkan Bima Sakti. Meski Aspac dan Pelita sudah sering bertemu, masih ada pemain yang diwaspadai ekstra oleh Pelita.
"Yang harus diwaspadai Oky (Wira Sanjaya) dan Xaverius (Prawiro). Dua pemain itu harus dimatikan," kata Pelatih Pelita, Rastafari Horongbala, pada wartawan usai melawan Bima Sakti.
Untungnya, tugas menjaga pemain Aspac bisa terbantu dengan lengkapnya skuat Pelita. Erick Christopher dan Gian G yang sebelumnya cedera sudah bisa diturunkan.
"Sekarang yang harus dibenahi adalah zone defence (kami)," tambah Rastafari.
Sebaliknya dari kubu Aspac juga menyuarakan kekhawatiran pada Pelita. Pelatih Tjetjep Firmansyah menyatakan mental maish jadi masalah untuk timnya.
"Kami harus bisa menyamai mental pemain-pemain Pelita," kata Tjeptjep.