Pelita Intai Bima Sakti Lewat Rekaman Video

“Melawan Bima Sakti tidak ada strategi khusus," ujar Rastafari.

Rabu, 10 Maret 2010, 06:08 WIB
Toto Pribadi, Irvan Beka
Pelita Jaya Esia (BTEL)

VIVAnews – Pelita Jaya Esia tinggal terpaut tiga kemenangan untuk bisa menjuarai Piala Gubernur DKI. Pelita Esia akan menghadapi Bima Sakti pada laga kedua delapan besar, Rabu 10 Maret 2010.

Di laga terakhir penysihan pool C, Pelita tanpa banyak kesulitan mengatasi perlawanan Surabaya CLS Knights. Kelly Purwanto dan rekan-rekannya menang dengan skor  70-42, Selasa, 9 Maret 2010, dan memastikan tampil sebagai juara pool.

Pelatih Pelita Rastafari Horongbala usai memberikan arahan singkat pasca pertandingan pada timnya pergi ke tribun untuk rehat sejenak. Melepaskan segala pikiran yang memenuhi kepalnya sepanjang pertandingan tadi. Ia pun melayani pertanyaan wartawan dengan santai.

“Lawan Bima Sakti ya harus menang. Kalo tidak menang kan  langsung tersingkir. Lebih baik barusan (lawan CLS) kalah daripada justru nanti kalahnya di perempat final,” kata Rastafari ketika ditanya apa yang akan ia tekankan pada timnya di delapan besar.

Pertandingan melawan CLS di pool C memang hanya menentukan siapa yang akan menjadi juara pool itu. Baik Pelita maupun CLS sudah pasti lolos ke babak selanjutnya.

Secara kasat mata, peran point guard Kelly Purwanto di tubuh Pelita memang besar. Saat melawan CLS misalnya, pemain dengan tinggi badan 170cm itu bisa menjadi top skorer bersama rekannya Ary Chandra dengan 13 poin. Padahal di kuarter ketiga, Kelly diistirahatkan Rastafari.

“Saya tidak mau tergantung oleh dua pemain itu saja. Masih ada Romy Chandra, Andy Batam dan yang lainnya,” ujar Rastafari yang tak mau disebut timnya hanya mengandalkan satu atau dua pemain saja.

“Melawan Bima Sakti tidak ada strategi khusus. Sebelum pertandingan anak-anak akan kita ajak menonton video pertandingan mereka agar bisa ingat apa-apa saja yang harus dilakukan,” pungkasnya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ