VIVAnews - Para aktivis hewan yang tergabung dalam PETA (People For Ethical Treatment of Animals) menggunakan pegolf Tiger Woods dalam promosi terbarunya. Namun PETA tidak menampilkan pegolf nomor satu dunia itu dalam image positif.
Melainkan image Woods dalam masalah perselingkuhan yang tengah dihadapinya. Dalam iklan bertema 'pengibirian' hewan, nampak foto besar Woods dengan tagline menyentil; terlalu banyak seks adalah hal buruk, bahkan untuk si tiger kecil.
Seperti dilansir The Daily Star, Jumat 26 Februar 2010, iklan itu dipasang dalam bentuk billboard dan disebarluaskan ke seluruh Amerika Serikat. Termasuk di daerah dekat tempat tingal Woods, Lake Windermere, Florida.
"Menggunakan gambarnya (Woods) dengan tujuan menyebarluaskan pesan kami adalah ide yang terlalu bagus untuk dikesampingkan," kata salah satu aktivis PETA, Virginia Fort.
"Kami yakin Tiger akan menghargai usaha kami dengan mengubahnya menjadi sesuatu yang positif untuk si Tiger kecil," tambahnya.
Skandal perselingkuhan Woods tersingkap saat ia mengalami kecelakaan di depan rumahnya pada 27 November 2009. Diduga saat itu Woods menghindari pertanyaan sang istri, Elin, soal wanita lain.
Masalah ini semakin bertambah buruk karena tekanan media dan masyarakat yang besar. Pasalnya, Woods dianggap sebagai panutan anak muda karena memiliki segudang prestasi dan sikap yang baik.
Woods akhirnya mengambil inisiatif dengan meminta maaf pada publik pada 19 Februari 2010. Dalam pernyataan itu, ia mengakui berselingkuh dan berjanji akan mencari pertolongan untuk mengatasi kecanduan seks.
"Mungkin akhirnya sedikit kebaikan bisa dihasilkan dari skandal perselingkuhan Tiger. Setidaknya dari teman-teman kita yang berkaki empat," kata Fort.