VIVAnews - Los Angeles Lakers tidak bermain dalam kondisi ideal saat bertandang ke markas Detroit Pistons, Minggu, 20 Desember 2009. Kobe Bryant dan kawan-kawan baru sampai di hotel pada pukul 04.00 pagi di hari yang sama karena pesawat yang mereka tumpangi usai main di New Jersey mengalami penundaan jadwal akibat cuaca yang buruk.
Namun hasil pertandingan yang digelar di Palace of Auburn Hills berkata lain. Lakers justru bisa tampil lebih baik ketimbang Pistons. Lakers menang 93-81 sekaligus menghadirkan kekalahan beruntun keempat bagi Pistons.
"Saya tidak mau pura-pura bodoh seolah kami telah melakukan hal yang istimewa. Saya tahu Detroit tidak main dengan komposisi terbaik mereka," kata forward Lakers Ron Artest seperti dikutip situs resmi NBA.
Artest pada pertandingan ini mencetak 14 poin. Kobe Bryant menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 28 poin.
Dalam empat partai terakhir, Kobe punya rata-rata 34,5 poin. Padahal ia main dengan rasa sakit pada jari tangannya.
"Terasa mengganggu terutama saat tembakan bebas. Tapi saya akan terus main hingga bisa sembuh sendiri," kata Kobe.