Perubahan Strategi Jazz Taklukkan Spurs

Jazz ungguli Spurs 104-101.

Selasa, 8 Desember 2009, 14:08 WIB
Edwan Ruriansyah, Shinta Eka Puspasari
Carlos Boozer (kanan) berduel dengan Yao Ming (AP/Colin Braley)

VIVAnews - Perubahan strategi di kuarter 3 membawa Utah Jazz unggul atas San Antonio Spurs di Arena EnergySolutions, Salt Lake City, Senin malam 7 Desember 2009.

Sempat tertinggal 15 poin pada akhir babak pertama, Jazz memperbaiki pertahanan mereka dan sukses mengakhiri laga dengan skor 104-101.

Ini merupakan kemenangan ketiga Jazz atas Spurs selama 32 hari terakhir. Kemenangan ini juga jadi pemantik semangat menjelang pertandingan melawan jawara Wilayah Barat, Los Angeles Lakers dan tim wahid Divisi Timur, Orlando Magic, pekan ini.

Pada kuarter 3, pemain Jazz berhasil mengeranjangkan 15 dari 19 lemparan. Mereka sukses membalikkan keadaan dari ketinggalan delapan angka menjadi unggul 12 poin. Selain bertahan, Jazz terus menyerang dan mengemas sebelas poin dari turnover pemain Spurs.

"Kami berupaya keras menahan Spurs. Mereka memang unggul pada babak pertama, namun kami berhasil mengendalikan permainan selanjutnya," kata Pelatih Utah, Jerry Sloan seperti dikutip dari situs NBA.

Forward Carlos Boozer mengaku bersama rekannya tidak bermain bagus pada babak pertama. "Tapi di babak kedua, semua berubah. Kerja sama, permainan dan pertahanan kami menjadi jauh lebih baik," tutur dia.

Guard Deron Williams menjadi penentu bagi Jazz di kuarter 3. Dia mengemas 11 poin dari seluruh lemparannya di kuarter ini. Selisih angka tertinggi, 86-74, terjadi berkat tembakan Paul Millsap.

Namun, Spurs tetap gigih berupaya mengalahkan Utah. Mereka melaju 13-0 pada kuarter 4 dan unggul tipis 93-92. Permainan berlangsung cepat, setiap tim bergantian mengumpulkan skor hingga peluit akhir.

Dua lemparan bebas Tim Duncan membuat San Antonio unggul 101-100 saat waktu tinggal 28,2 detik. Namun, lemparan Williams menambah angka buat Utah menjadi 102-101.

Spurs memiliki dua kesempatan mengakhiri pertandingan dengan gemilang. Akan tetapi lemparan Tony Parker meleset dan Matt Bonner melanggar Boozer saat sedang berusaha rebound. Sayangnya, lemparan bebas Boozer tidak masuk ring.

Kemudian, Bonner mengambil bola tapi tidak berhasil mencetak poin dalam dua upayanya. Mehmet Okur merebut bola rebound. Okur menutup pertandingan dengan dua lemparan bebas saat waktu tinggal 1,5 detik.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ