Pacquiao Terlalu Tangguh bagi Cotto

Cotto jarang melontarkan pukulan balasan dan hanya berlari menghindar.

Minggu, 15 November 2009, 13:01 WIB
Irvan Beka
Manny Pacquiao (kanan) dan Miguel Cotto (AP Photo/Mark J. Terrill)

VIVAnews - Miguel Cotto boleh saja punya tatto lebih banyak dan berukuran lebih besar ketimbang penantangnya, Manny Pacquiao. Namun di atas ring di MGM Grand, Las, Vegas, Amerika Serikat, tatto yang sering dinilai sebagai lambang maskulinitas ternyata tak punya arti apa-apa.

Pada partai perebutan gelar kelas welter WBO yang digelar hari Sabtu, 15 November 2009 waktu setempat, justru Pacquiao yang tampil lebih garang dan dominan.

Dari ronde pertama hingga pertandingan yang disiarkan langsung oleh TVone selesai, Pacquiao menguasai jalannya pertarungan. Pukulan-pukulan kombinasinya begitu efektif menghujami wajah dan tubuh Cotto.

Pada ronde ketiga, Pacman sudah bisa menjatuhkan lawannya lewat sebuah hook kanan. Cotto mampu bangkit menyelesaikan ronde ini.

Memasuki ronde keempat, Cotto kembali jatuh dihantam uppercut Pacman asal Filipina. Tetapi Cotto membuktikan diri punya semangat juang yang luar biasa. Setelah jatuh ia juga berhasil melontarkan beberapa pukulan telak ke wajah Pacquiao.

Ronde demi ronde terus berjalan. Tak banyak yang berubah, Pacman terus merajalela. Juara dunia di empat kelas yang berbeda itu mampu memimpin pertandingan dan membuat wajah lawannya bengkap dan memerah. Hingga ronde ketujuh, fisik Pacquiao masih terlihat sangat prima. Sebaliknya Cotto sudah bernafas melalui mulutnya tanda kelelahan.

Didera ratusan pukulan memang tak membuat Cotto menyerah. Namun dia begitu jarang melontarkan pukulan balasan dan hanya berlari menghindar. Hingga akhirnya wasit di detik ke-55 ronde ke-12 menghentikan kemenangan pada Pacman setelah melihat Cotto tak lagi merespons serangan.

Pacman pun merebut gelar juara welter WBO melengkapi gelarnya di kelas terbang, bantam super, bulu super dan kelas ringan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating