VIVAnews - Raksasa mesin pencari Google harus membayar US$ 500 ribu, sekitar Rp 4,7 miliar, kepada pembalap veteran Formula One (F1) Rubens Barrichello. Alasannya, Google telah menayangkan profil palsu pembalap tersebut dalam jejaring sosial Orkut.
Keputusan itu diambil pengadilan distrik 15, Sao Paulo, Brasil, Senin, 9 November 2009. Media Brasil O Globo memperkirakan jumlah denda yang harus dibayar Google dapat membumbung hingga US$ 700 ribu karena kasus tersebut diajukan ke pengadilan pada Juli 2006.
Laman Motorsport mengabarkan Google harus membayar denda US$ 590 per hari hingga profil Barrichello dicabut. Sekitar 300-an profil palsu Barrichello beredar di Orkut, sebagian besar bernada negatif.
Pengadilan memutuskan Google bertanggung jawab membayar denda karena mengelola laman itu. Google juga menetapkan aturan bagi penggunanya.
Hingga saat ini, Google belum memberi tanggapan. Barrichello juga tidak mengomentari putusan ini. Namun pengacaranya menyatakan denda akan disumbangkan ke yayasan amal Instituto Barrichello Kanaan milik pembalap berusia 37 tahun itu.
Jejaring Orkut yang dimiliki Google memiliki banyak penggemar di Brasil. Namun situs ini mulai kehilangan peminat setelah Facebook mengembangkan versi berbahasa Portugis.